What is inside

 

This Blog is dedicated for those whom interesting in sharing their fashion and love toward live. So that others will learn from our mistake or at least understand that some times live can be pretty suck and painful but on the other hand live can be so heavenly wonderful  if we surround by the people we love. This blog is also one of the forms of my  appreciation toward those whom already assist, and motivate me to become what I am today. Without them I’m not thing. 

This blog will un-cover many aspects of my live related to daily activity in work, school, project, and interaction with friends, colleague and family member. So hang on tied ladies and gentlemen as the ride will be bumpy some times :-)   Oh, yah since I’m from Indonesia, so most of the articles will be written in Bahasa, but no worry gradually in time all will be written in English.

Maintaining relationship

Hubungan antar sesama manusia memiliki banyak bentuk dan sebutan, diantaranya adalah orang tua-anak, sesama teman, suami-istri, bapak buah-anak buah, antar ipar, dan mertua-menantu. Menjaga dan memperbaharui hubungan merupakan salah satu kewajiban manusia untuk dapat bertahan di dunia ini, karena harus diakui tanpa manusia lain seberapa pintar, kaya, cantik, ataupun berkuasa, tidak dapat hidup tanpa manusia lain. Bagaimana menjaga satu hubungan tanpa mempertimbangkan bentuk hubungan lain yang berkaitan dengan kita terlihat mudah, karena hanya berfokus kepada satu jenis hubungan.  Akan tetapi sebagai manusia yang memiliki peran ganda (manusia tidak terlepas dapat memiliki peran sebagai anak, orang tua, adik, kakak, teman, suami/istri, atasan, bawahan)  di muka bumi ini harus lah bisa menyelaraskan satu bentuk hubungan dengan bentuk hubungan lainnya.

Manusia secara tidak sadar bersikap seperti bunglon untuk dapat bertahan hidup. Pernahkan anda mengalami seperti  saya, yang sebelumnya adalah seorang diri yang hanya memiliki peran, sebagai anak, teman dan atasan/bawahan pernah beberapa kali terbentur masalah karena adanya konflik kepentingan antar beberapa bentuk hubungan, yaitu terkadang orang tua tidak terlalu suka saya terlalu terfokus dengan pekerjaan, kecemburuan antar teman yang meminta perhatian lebih,  dan boss yang terlalu menuntut bahkan di luar jam kerja. Tambahan kemungkinan munculnya konflik membesar setelah saya berkeluarga karena dengan adanya tambahan peran sebagai istri dan ibu berserta embel-embel lainnya.

Sepanjang hayat manusaia harus dapat menyelarasakan beberapa hubungan yang memerlukan waktu, tenaga, dan keberulangan yang tiada habisnya untuk dapat menghindari konflik antar hubungan.

Bagaimana menyelaraskan beberapa hubungan telah dibahas oleh banyak ahli dari berbagai bidang ilmu yang terkait salah satunya adalah:

1. Psikologi

 Psikologi yang dijadikan model pendekatan peran ganda manusia berserta hubungan yang dimiliki adalah Psikologi sumber daya manusia yang banyak dipergunakan di perusahaan, akan tetapi penerapannya dari yang saya rasakan sebenarnya telah dilakukan di kehidupan sehari-hari.

Teori yang menggambarkan bagaimana menyelarakan suatu hubungan adalah teori pengintegrasian. Menurut Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan, pengintegrasian merupakan kegiatan menyatupadukan keninginan karyawan dan kepentingan perusahaan agar tercipta kerja sam yang memberikan kepuasan. Tujuan pengintegrasian ialah memanfaatkan karyawan agar mereka mau berkerja keras dan dan berpartisipas aktif dalam menunjang tercapainya tujuan perusahaan serta terpenuhinya kebutuhan karyawan. Prinsip pengintegrasian adalah menciptakan kerjasama yang baik dan saling menguntungkan.

Teori lain adalah psikologi sosial yang merupakan perkembangan keilmuan psikologi dasar. Psikologi sosial mempelajari tentang menguraikan tentang kegiatan-kegiatan manusia dalam hubungannya dengan situasi-situasi sosial. Dari berbagai pendapat tokoh-tokoh tentang pengertian psikologi sosial dapat disimpulkan bahwa psikologi sosial adalah suatu studi ilmiah tentang pengalaman dan tingkah laku individu-individu dalam hubungannya dengan situasi sosial.

Dasar mempelajari psikologi sosial berdasarkan potensi –potensi manusia, dimana potensi ini mengalami proses perkembangan setelah individu itu hidup dalam lingkungan masyarakat. Potensi-potensi tersebut antara lain:

a. kemampuan menggunakan bahasa
b. adanya sikap etik
c. hidup dalam 3 dimensi (dulu, sekarang, akan datang )

Ketiga pokok di atas biasa disebut sebagai syarat human minimum. Dengan demikian yang tidak memenuhi human minimum dengan sendirinya sukar digolongkan sebagai masyarakat.

2. Agama

Islam telah memberikan pedoman melalui Al-Qur’an dan hadist untuk tata cara berhubungan dengan sesama manusia dalam berbagai bentuk peran. Secara umum peran manusia dan hubungannya telah dinyatakan dalam Al-Qur’an dalam Surat Al-Isra, ayat 70. dengan artin: “Dan telah Kami muliakan anak cucu Adam dan Kami membawa mereka didaratan dan dilautan dan Kami beri mereka rizki dari hal-hal yang baik dan Kami telah lebihkan mereka atas kebanyakan dari makhluk yang kami ciptakan”.

Untuk dapat melakukan hal-hal yang baik maka manusia diantaranya harus dapat:

a. Berlaku adil

b. Saling menghormati dan memuliakan

c. Selalu menyebarkan kasih sayang

d. Kebebasan yang “terbatas”

e. Perlakuan yang sama

3. Hukum

Salah satu teori hukum yang dikemukakan oleh  Roscoe Pound, memaknai hukum dari dua sudut pandang, yakni: 1. Hukum dalam arti sebagai tata hukum (hubungan antara manusia dengan individu lainnya, dan tingkah laku para individu yang mempengaruhi individu lainnya, atau tata sosial, atau tata ekonomi). 2. Hukum dalam arti selaku kumpulan dasar-dasar kewenangan dari putusan-putusan pengadilan dan tindakan administratif (harapan-harapan atau tuntutan-tuntutan oleh manusia sebagai individu ataupun kelompok-kelompok manusia yang mempengaruhi hubungan mereka atau menentukan tingkah laku mereka). Hukum bagi Rescoe Pound adalah sebagai “Realitas Sosial” dan negara didirikan demi kepentingan umum & hukum adalah sarana utamanya. Hukum menurut Jhering: Law is the sum of the condition of social life in the widest sense of the term, as secured by the power of the states through the means of external compulsion (Hukum adalah sejumlah kondisi kehidupan sosial dalam arti luas, yang dijamin oleh kekuasaan negara melalui cara paksaan yang bersifat eksternal).

Dari definisi dasar hukum maka terlihat untuk dapat menyelaraskan beberapa hubungan maka manusia memiliki kebebasan yang terbatas. Kebebasan terbatas menurut saya adalah manusia harus menjadi dirinya sendiri tanpa mengganggu kebebasan manusia lain dalam batas-batas yang telah ditetapkan oleh negara.

Salah satu panduan dalam berhubungan adalah   Hak Azasi Manusia (HAM) adalah  hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya.

Pembagian Bidang, Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia :
A. Hak asasi pribadi / personal Right
- Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat
- Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
- Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan
- Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing
B. Hak asasi politik / Political Right
- Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
- hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
- Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya
- Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi
C. Hak azasi hukum / Legal Equality Right
- Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
- Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns
- Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum
D. Hak azasi Ekonomi / Property Rigths
- Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli
- Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak
- Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll
- Hak kebebasan untuk memiliki susuatu
- Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak
E. Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
- Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
- Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.
F. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
- Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan
- Hak mendapatkan pengajaran
- Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat

              Dari ketiga  dasar keilmuan tersebut dapat disarikan bagaimana caranya manusia untuk setidaknya bisa seimbang sesuai dengan proporsinya dalam waktu yang sedang berjalan dapat memberikan perhatian kepada seluruh jenis hubungan yang dimiliki tanpa mengorbankan kepentingan diri.

Sebagai manusia saya masih terus belajar untuk menyelaraskan hubungan sampai detik ini. Semoga saya dapat menyelaraskan beberapa hubungan yang dimiliki dengan baik tanpa banyak konflik yang terjadi.

Daftar pustaka:

1.  file.upi.edu/ai.php?dir=Direktori/A%20-%20FIP/…%20PSIKOLOGI/

2. http://blog.unila.ac.id/rone/mata-kuliah/psikologi-sosial/ 

3. http://hilabiyus.multiply.com/journal/item/103 

4. http://chochokye.wordpress.com/2010/05/09/negara-hukum-dan-hak-asasi-manusia/

 

BELAJAR PARENTING

Kapan sih kita menjadi orang tua dan mendidik seorang anak?

Apakah untuk melakukan “parenting”, kita harus mempunyai anak yang merupakan darah daging kita sendiri. Jawabannya untuk beberapa orang orang mungkin iya akan tetapi untuk beberapa orang lain contohnya saya akan memberikan jawaban yang berbeda. Menurut saya, parenting dapat dilakukan oleh siapapun, selama orang tersebut dapat memberikan figur orang tua yang hakiki kepada seorang anak atau yang jauh lebih muda. Walaupun saya sendiri memang baru belajar menjadi orang tua dari seorang bayi lelaki berumur 5 bulan.

Sewaktu belum memiliki putera sendiri saya berpikir akan lebih mudah apabila kita sudah memiliki pola tertentu yang akan diterapkan pada seorang anak. Dimana menurut teori psikologi anak terdahulu, anak merupakan kertas putih yang dapat diguratkan apapun yang ingin ditulis oleh orang tuan dan lingkungan sekitarnya. Akan tetapi berdasarkan teori yang terbaharui yang saya baca, ternyata seorang anak terlahir memiliki blue print sendiri yang nantinya makin terbentuk atau mungkin tergerus oleh kuatnya pengaruh dari orang tua maupun lingkungan. Ternyata setelah memiliki putera sendiri baru saya rasakan bahwa sebagai orang tua kita tidak dapat menerapkan satu pola asuh/pola asuh tertentu untuk seorang anak, akan tetapi dilihat bagaimana perkembangan bakat dan pembawaaan seorang anak. Intinya adalah adalah belajar dan belajar karena ternyata parenting merupakan tugas yang berat.

Figur orang tua yang hakiki, dapat saja tidak dimiliki oleh seseorang telah memiliki keluarga sendiri. Karena untuk menjadi figur yang hakiki, di mata seorang anak terkadang kita harus bisa menjadi sosok panutan. Salah satu contoh yang saya rasakan sendiri dari kasus anak saya adalah suatu waktu pernah didepan anak saya saya memberikan sesuatu kepada sang ayah dengan melempar, setelah itu anak saya bila memberikan sesuatu di lempar.

Hmm, mungkin yang terbaik untuk belajar parenting adalah dengan banyak berdiskusi dengan orang yang sudah lebih dahulu berpengalaman dan mengambil mana yang dapat diaplikasikan untuk anak kita atau bahkan anak didik kita.

Bagaimana dengan anda?????

Baby first word

Here is the video about my little princess whom trying to communicate in her own way

Baby in the age of 5 months

Check out  the video below and see my little nephwe talking or shall  I say mumbling things un-understandable by adult.

Indonesia memilih – Gaya Kepemimpinan

Tanggal 9 Juli 2009, merupakan tanggal penyelenggaraan Pemilihan Umum(PEMILU) untuk mencari pemimpin bangsa Indonesia periode 2009-2014. Pemilu berjalan secara aman dan lancar sampai dengan terpilihnya Sang Pemimpin, merupakan harapan seluruh bangsa Indonesia. Sebagai warga negara yang baik kita semua harus berusaha membantu jalannya kelancaran pemilu, salah satunya dengan memastikan bahwa diri kita terdaftar dalam Daftar Pemilih di lingkungan kita. Mungkin terkesan kalimat di atas seperti isi iklan yang sedang ramai ditayangkan di media massa, tapi kita semua harus jujur mengakui tanpa adanya keberadaan negara Indonesia maka kita tidak dapat disebut sebagai warga negara Indonesia, untuk itulah kita harus mensukseskan jalannya PEMILU mendatang. Kewajiban dan kebebasan kita sebagai pemilih jelas tercantum dalam UUD 1945. Kebebasan dalam melaksanakan suatu kewajiban, memberikan jaminan kepada setiap warga negara dalam menentukan pilihan pimpinan yang kita inginkan, walaupun tetap dilaksanakan dengan “kebebasan yang terbatas”. Kebebasan yang terbatas adalah kebebasan untuk hanya dapat menjatuhkan pilihan diantara CAPRES & CAWAPRES yang telah disetujui dan diperiksa kualifikasi dan keabsahannya oleh lembaga negara. Tapi lucu juga yah bila sebagai warga negara diberikan kebebasan tanpa batas untuk memilih pemimpin negara yang kita sukai berdasarkan standarisasi yang kita buat sendiri, bisa-bisa ada kandidat untuk pasangan Capres dan Cawpres-nya akan berjumlah sama dengan jumlah penduduk di Indonesia yang sebesar 200 juta jiwa, atau mungkin lebih kali. Hii, tidak terbayang deh chaos yang mungkin timbul. Masing-masing warga negara apabila diberikan kebebasan seperti itu pasti akan menunjuk kandididat dari diri sendiri, anggota keluarga. Itu lah fungsi dari Hukum Negara untuk mengatasi dis-order dalam kehidupan bernegara.

Pilihan yang tersedia saat ini terdiri dari 3(tiga) pasang, yaitu: (1) Mega-Pro; (2) SBY-Budi; (3) JK-WIN (adapun urutan yang tercantum disesuaikan dengan nomor urut yang dicantumkan dalam kertas pemilu yang telah disahkan oleh KPU). Harapan setiap warga negara atas pemimpin yang selanjutnya, tentu berbeda-beda satu dengan yang lainnya, sehingga untuk dapat membuat standarisasi atas kriteria pemimpin yang diinginkan dari seluruh lapisan masyarakat. Sebenarnya sih terbuka kemungkinan untuk melakukan sensus keseluruh lapisan masyarakat dengan teknologi yang ada saat ini yaitu dengan mengirimkan SMS berisi beberapa pertanyaan pilihan dan kemudian si-penerima diminta untuk memberikan jawaban berdasarkan pilihan yang ada, dengan bantuan para provider dibawah otoritas departemen informasi. Atau mungkin tidak yah mimpi saya terwujud bahwa nantinya para politikus kita yang akan menjadi kandidat presiden dan wakil presiden merupakan sosok yang telah dikenal akrab oleh saya dan terlihat perjalanan karir politiknya dan sumbangsihnya dari mulai tingkat RT, RW, Lurah, Gubernur dan seterusnya??? 

Kondisi Indonesia saat ini baik dari sisi perekonomian yang dipengaruhi krisis global maupun sisi perpolitikan yang masih didominasi oleh pemain lama (politikus dari partai) yang setidaknya masih terkaitan dengan kondisi Indonesia sebelumnya, mengakibatkan turunnya kepercayaan masyarakat yang tercermin pada pemilihan anggota DPR pada bulan april 2009, bahwa dari total DPT yang terdaftar di KPU sebanyak 171.068.667 orang [3] dan menurut KPU setelah proses perhitungan dilakukan suara yang dianggap sah sebanyak 104.099.785 suara saja [4]. Adapun suara yang dianggap sah tersebut terdistribusi kedalam 9 partai yang memenuhi pencapaian suara sebesar 2,5% dan 29 partai lain yang tidak dapat mencapai persentase suara yang disyaratkan. Berdasarkan data yang ditampilkan oleh KPU pada website-nya untuk 9 partai politik yang sukses memenuhi persentase suara dan jumlah suara yang dianggap sah, maka dengan perhitungan matematika sederhana suara sah yang masuk terdistribusi sebagai berikut: (catatan: distribusi memiliki tingkat keakurasian rendah sehingga tidak dapat dijadikan tolak ukur dan hanya bersifat sebagai gambaran)

distribusi suara

Siapakah yang akan menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya? Akan terjawab setelah proses perhitungan hasil pemilu selesai dilakukan atau memang telah terprediksi berdasarkan hasil quick count yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei. Kondisi Indonesia yang banyak digambarkan para pakar perekonomian dan perpolitikan seperti benang kusut, tentunya membutuhkan seorang pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual tinggi akan tetapi juga memiliki kemampuan untuk melihat kelemahan dan kekurangan dari para pembantunya (wapres, menteri dan lainnya) sehingga nantinya kabinet yang terpilih merupakan kabinet yang benar-benar berkerja untuk dan demi rakyat dan bukan hanya mengejar kekuasaan sesaat dalam rangka memperkaya diri ataupun sekedar menaikkan derajat.

Siapun yang terpilih nantinya menurut harapan saya adalah sesosok pemimpin yang mengerti akan keluh kesah rakyat atas biaya hidup, tingkat pendidikan, dan rasa aman, untuk kemudian nantinya melakukan perubahan menuju kepada perbaikan dalam menjawab keluh kesah tersebut. Berdasarkan teori kepemimpinan yang ditelah dikemukakan oleh beberapa ahli dan pendapat [1,2, dan 5], terdapat bermacam-macam gaya kepemimpinan diantaranya sebagai berikut:

  1. Kepemimpinan transaksional (Burn, 1978), adalah gaya kepemimpinan bersifat timbal balik atau lebih kepada sistem imbalan. Pemimpin memberikan perintah dan apabila bawahan melaksanakan dan berhasil maka akan diperoleh imbalan. Gaya kepemimpinan ini dapat berjalan apabila atasan mengetahui keinginan dan kemampuan bawahan dalam melakukan usaha, atasan dapat memberikan imbalan atau janji, serta atasan responsif terhadap kepentingan bawahan.
  2. Kepemimpinan transformasional, adalah pemimpin yang menempatkan dirinya sebagai motivator bagi bawahannya dalam rangka mencapai tujuan organisasi dengan kesadaran bawahan dalam melakukan aktivitas. Gaya kepemimpinan ini bagi perusahaan dan karyawan dapat menyebabkan terjadinya: bawahan merasa percaya, kagum, loyal dan hormat; bawahan menjadi termotivasi untuk berbuat lebih banyak dari pada biasa yang dilakukan dan diharapkan.
  3. Kepemimpinan kharismatik (Wennis), gaya kepemimpinan yang lebih mengepankan sosok pemimpin yang mampu merumuskan visi, memiliki kemampuan mengkomunikasikan visi secara jelas sehingga bawahan terdorong untuk memberikan komitmen, konsisten dan mampu menjalankan visi, dan teramat sadar akan kekuatan pribadi sebagai seorang pemimpin. Sebagai contoh: Mahatma Gandhi dan Soekarno
  4. Kepemimpinan Autocratic, dimana ciri-ciri dari gaya kepemimpinan ini adalah pemimpin membuat keputusan tanpa adanya pertimbangan/masukan dari luar dan bawahan memiliki tingkat ketergantungan tinggi terhadap atasan.
  5. Kepemimpinan visioner, merupakan gaya kepemimpinan di atas kepemimpinan kharismatik, dimana pemimpin mempunyai kemampuan untuk menciptakan dan mengartikulasikan suatu visi yang realistis, layak dipercaya dan menarik mengenai masa depan sebuah organisasi atau unit organisasi yang tumbuh dan memperbaiki situasi saat ini.   
  6. Kepemimpinan demokratis, dimana pemimpin mendorong terjadinya pengambilan keputusan dalam organisasi dari sudut pandang yang berbeda melalui metode konsultasi dan persuasif.

Nah, dari gaya pemimpin tersebut di atas tipe pemimpin yang manakah yang cocok sebagai pemimpin bangsa Indonesia selanjutnya ataukah pemimpin yang cocok adalah sosok yang memiliki kepribadian yang mencerminkan beberapa gaya kepemimpinan di atas?

Satu yang pasti siapa-pun yang terpilih dan nantinya dikukuhkan, dimimpikan oleh setiap rakyat adalah sosok yang dapat mengubah “kesulitan” menjadi “kemakmuran”. Dan sebagai rakyat dan warga negara yang baik, yang dapat saya lakukan adalah bertahan untuk hidup dengan kondisi yang ada, serta berusaha untuk selalu optimis dalam menghadapi kehidupan dan penghidupan di depan mata.              

Daftar pustaka:

1.  www.bized.co.uk

2.  http://dhimaskasep.files.wordpress.com/2008/03/09b-teori-kepemimpinan.pdf

3.  www.kompas.com

4.  http://www.pemiluindonesia.com/pemilu-2009/kpu-tetapkan-hasil-pemilu-legislatif-2009.html 

5.  http://www.scribd.com/doc/6327744/Types-of-Leadership-Styles

Javascript untuk Bisection

Persamaan Y = ax^2 +bx+c dalam bidang engineering merupakan persamaan yang umum ditemukan. Dari persamaan tersebut yang dicari adalah akar persamaan-nya, disinilah letak peranan dari komputasi teknik apabila persamaan berubah-ubah.  Salah satu metode numerik yang dapat digunakan adalah bisection. Adapun contoh dari penerapan metode bisection dengan menggunakan bahasa JavaScript sehingga nanti tampilannya dapat dilihat dengan mudah menggunakan browser biasa (Internet Explorer ataupun Mozilla dan sejenisnya).

Cobalah terapkan Javascript berikut, yang perlu diingat program ini sangat sensitif  terhadap tebakan awal dari nilai antara, untuk akar sebenarnya.  Javascript berikut digunakan untuk mencari satu akar persamaan dari Y = x^2 -25, dimana Y =0, dan tebakan nilai batas bawah awal sebesar 2, sedangkan untuk batas atas sebesar 7.

_______________________________________________

<html><head>
<script language=javascript>

function polinomial(x)
{
return Math.pow(x,2)-(25);
}
</script>
</head>
<body bgcolor=white text=purple>
<script language=javascript>
var xmin;
var xmax;
var fungsimin;
var fungsimax;
var xmid;
var fungsimid;
i=0;
xmin=2.0;
xmax=7.0;
document.write(“<h4>”)
document.write(“Batas minimum(x0)=”);
document.write(xmin + “<br>”);
document.write(“Batas maksimum(x1)=”);
document.write(xmax + “<br>”);

fungsimin=polinomial(xmin);
document.write(“Fungsi batas minimum(fx0)=”);
document.write(fungsimin + “<br>”);

fungsimax=polinomial(xmax);
document.write(“Fungsi batas maksimum(fx1)=”);
document.write(fungsimax + “<br>”);

xmid=(xmin+xmax)/2;
document.write(“Nilai tengah(xmid)=”);
document.write(xmid + “<br>”);

fungsimid=polinomial(xmid);
document.write(“Fungsi nilai tengah(fxmid)=”);
document.write(fungsimid + “<br>”);

while (Math.abs(fungsimid)>=0.0000001)
{
if ((fungsimin*fungsimid)<0)
{
xmax=xmid;
}
else
{
if ((fungsimin*fungsimid)>0)
{
xmin=xmid;
}
}

i=i+1;
xmid=(xmin+xmax)/2;
fungsimid=polinomial(xmid);

document.write(i +”—-”, xmin + “—-”,xmax + “—-”, xmid + “—” +”\t” +fungsimid );
document.write(“<br>”);
}

</script>
</body>
</html>

_______________________________________________________

 

Belajar untuk menjadi seorang figur dan pembimbing

Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Sang Esa, dengan segala kelebihian dan kekurangannya. Selanjutnya bergantung kepada manusia-lah akan disalurkan kemanakah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Saya sebagai hamba Sang Pencipta masih dalam tahap mempelajari atas kekurangan dan kelebihan yang dimiliki, dan teramat menyadari betapa diri hanya seperti bui dalam lautan luas, sehingga harus terus introspeksi dan belajar dalam rangka mencapai kesetimbangan lahiriah dan bathiniah.

Kemarin sewaktu saya berumur 1 – 22 tahun, saya belajar untuk menunjukkan eksistensi dihadapan orang tua, keluarga, dan teman-teman. Setelah itu pada saat berumur 23-30 tahun saya belajar untuk mencari penghidupan bagi diri (atau bisa dikatakan mulai menapaki arti kehidupan sebenarnya). Nah, ketika > 30 tahun, setelah melalui banyak hal baru terpikirkan yang harus dipelajari adalah bagaimana menjadi seorang insan yang dapat membawa serta menularkan kebaikan ke orang disekeliling kita.  Salah satu cara saya untuk memberikan kontribusi kepada dunia ini adalah dengan mengembangkan karir mengajar saya, sehingga setidaknya saya dapat memberi contoh kepada mahasiswa untuk dapat menjalani hidup ini dengan baik.

Ditengah usaha memperbaiki diri ini, saya sempat menemui sedikit hambatan seperti latar belakang mahasiswa yang terbiasa untuk dimotivasi dengan keras, dasar keilmuan yang tidak kuat dan sifat malas yang terkadang timbul (walau itu normal, karena dulu-pun sewaktu di bangku kuliah saya pernah mengalaminya), dan kondisi keluarga. Motivasi dan dasar keilmuan dapat diperbaiki secara bertahap akan tetapi yang mengkhawatirkan adalah apabila kondisi keluarga dari mahasiswa tidak mendukung, sebagai contoh pagi ini saya ditemui mahasiwa yang tertangkap mencontek, setelah usut punya usut ternyata kondisi dalam rumah sedang tidak kondusif.  Hmm, pada waktu awal ketika mengetahui mahasiswa ada yang tertangkap mencontek saya lumayan marah besar akan tetapi setelah dipikirkan mengapa harus mengeluarkan emosi toh kita sedang dalam dunia pendidikan, yang mana dosen harus bisa menjadi figur dan pembimbing dan bukan menjadi seorang diktaktor. Jadilah nilai ujian anak tersebut saya beri nol untuk memberikan efek jera, akan tetapi setelah tahu alasan yang diberikan anak tersebut terlepas dari benar atau tidak-nya alasan tersebut, timbul rasa penyesalan. Tapi satu prinsip yang saya pegang adalah terkadang mendidik seorang anak tidak selalu harus melalui metode pujian, akan tetapi juga dengan memberikan hukuman yang sepadan dengan apa yang telah dilakukan. Duh, ternyata belajar untuk menjadi sosok figur sekaligus pembimbing itu tidak mudah yah, walaupun saya telah mengajar lebih dari 5 tahun. Masih banyak yang harus dipelajari, sepertinya untuk menyempurnakan diri.

Proses belajar yang dilakukan saat ini adalah dengan membekali kemampuan soft skill dan hard skill melalui pendidikan formal dan non-formal. Jadi intinya untuk dapat menjadi pengajar, kita sebagai manusia tidak boleh berhenti belajar. Berasa lelah memang dan terkadang terjadi ketidakseimbangan antara energi yang didapatkan dengan yang dikeluarkan (sedikit curhat, tidak apa bukan? he,he,he) . Satu yang didapatkan adalah kepuasan apabila nanti dimasa depan anak-anak yang dibimbing dapat menjadi orang sukses dalam berbagai hal.  

Kehadiran Buah Hati dalam Keluarga

Manusia terlahir tidak membawa apapun begitu pula nanti ketika manusia berpulang ke haribaan Sang Pencipta.  Sehingga sebagai manusia kita harus sadar apa yang kita miliki hari ini sewaktu-waktu akan hilang seiring dengan waktu. Begitu pula dengan kehadiran bayi dalam suatu pernikahan, dititipkan oleh sang pencipta untuk dapat diasuh dan dibesarkan sehingga nantinya menjadi insan yang berguna bagi bangsa dan negara serta membawa harum nama orang tua. Di satu sisi kehadiran bayi membawa kebahagian yang teramat luar biasa akan tetapi di sisi lain bagi orang tua terdapat kekhawatiran akan masa depan sang buah hati, akan jadi apakah nanti 30 tahun ke depan. Mungkin itu pula yang dirasakan oleh si-bungsu (adikku) yang baru saja memiliki buah hati pada tanggal 27 April 2009, pkl 16:20. Sang buah hati diberi nama Arvia Rheihanna, dengan arti kurang lebih adalah Bunga surga yang membawa berkah. Amin.

Kekhawatiran terhadap buah hati tidak notabene harus dirasakan oleh orang tua dari sang bayi, akan tetapi juga oleh sang kakek, nenek, aunty, ayah, dan bunda (seperti iklan mobil yah, he,he,he). Sebagai contoh bayi ada ruam sedikit dibadan, saking takutnya sang ibu tidak boleh makan yang macam-macam dulu deh. Untungnya sekarang ruam tersebut hilang sendiri.  Saya sendiri tidak terbayang deh mungkin kekhawatiran akan lebih besar apabila nanti dipercaya oleh Sang Pencipta untuk dititipkan buah hati.   Any how, just live your life saja kali yah biar tidak terlalu stress.

little princess

Untuk para orang tua baru tolong bagi pengalaman yah, biar si-bungsu bisa terbantu, karena setiap ada perubahan dari sang tuan puteri pasti selalu panik deh (maklum baru jadi ortu baru).

CONTOH APLIKASI KOMPUTASI TEKNIK DALAM BIDANG MESIN-Analisa Konstruksi Skid Beam (Galangan Minyak) di PT. X

Tulisan ini dibuat oleh blogger dilatarbelakangi dengan belum dimilikinya pengetahuan tentang komputasi teknik dan penerapannya dalam bidang teknik mesin. Saat ini dapat dikatakan blogger hanyalah seorang “super-user” dari software komputer yang ada tanpa tahu bagaimana sih software tersebut berkerja. Istilah “super-user”, yang berarti hanya sebagai seorang pengguna saja, dipinjam dari salah satu pengampuh mata kuliah di program magister teknik UI (biar keren sedikit gitu, walau apabila dipandang dari artinya cukup memalukan J). Silabus magister teknik edisi 2008 untuk program studi teknik mesin UI, mencantumkan komputasi teknik sebagai mata kuliah wajib. Tujuan pembelajaran komputasi teknik yaitu: agar mahasiswa mengetahui dengan baik dan mampu menerapkan proses dan metoda (algoritma) perhitungan (numerik dan analitik) keteknikan dalam dunia komputasi secara riil berbasis komputer dan parameter yang mempengaruhi kecepatan dan keakuratan hasil perhitungan. Adapun materi yang akan diberikan adalah:Pengenalan Aplikasi Komputer: Matlab,Algoritma dan Analysis Algoritma; Kompleksitas Komputasi; Tipe-Tipe Algoritma; Optimisasi dan Representasi Angka; Overflow dan Underflow; Error dan Formula Error dalam Numeric; Finite Difference dalam Aplikasi Komputasi; Integrasi Numerik dalam Aplikasi Komputasi; ODE Dalam Aplikasi Komputasi; PDE dalam Aplikasi Komputasi; Monte Carlo dalam Aplikasi

Komputasi. Jadilah blogger untuk semester ke dua ini harus berjuang untuk belajar memahami mata kuliah tersebut, karena jujur dibanding dengan teman seangkatan lain blogger tidak memiliki pengetahuan cukup L. Tapi sekali apa harus dikata “the show must go on”, jadi blogger harus belajar extra deh.  

Komputasi teknik dapat dikatakan merupakan suatu bidang keilmuan yang merupakan gabungan antara ilmu komputer dengan teknik. Secara umum, komputasi teknik ditujukan untuk memudahkan analisa yang melibatkan perhitungan matematik kompleks. Salah satu contoh analisa di bidang mesin adalah analisa kekuatan konstruksi suatu produk.  Dalam matematika dan komputasi, algoritma merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada criteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Boolean dan perbandingan) sampai tugasnya selesai. Susunan dari beberapa atau banyak algoritma tersebut yang membentuk suatu program komputer yang ditujukan untuk menyelesaikan masalah.

 

 

 

 

Untuk memahami suatu algoritma diperlukan pengetahuan dasar logika matematika dengan mempergunakan metode numerik. Sehingga dalam komputasi teknik perlu dilatih kemampuan logika seseorang untuk dapat benar-benar bisa menyusun langkah-langkah penyelesaian masalah dengan baik. Menurut Knuth, untuk keperluan matematika dan program komputer metode yang sering digunakan yaitu: (1) Diagram alir (Flow Chart); (2) Kode Semu (Pseudo Code); (3) Algoritma fundamental.

Contoh aplikasi komputasi teknik di bidang mesin adalah analisa konstruksi skid beam (galangan minyak) di PT.X. Tujuan dari analisa yang dilakukan adalah untuk melihat seberapa kuat konstruksi dapat menahan besaran gaya tertentu yang diberikan ke pada suatu luasan (bidang yang bersinggungan dengan pipa yang ditempatkan untuk pengeboran).

Program ProEng merupakan suatu sofware yang dapat berfungsi sebagai CAD dan CAM. Tahapan yang harus dilalui untuk dapat mendapatkan out-put berupa bagian manakah dari skid beam yang rentan terhadap gaya yang diberikan, terdiri dari tahapan sebagai berikut:

1.     Pra-processor

Pada tahap ini data yang harus dipersiapkan adalah:

-       Asumsi batasan analisa dimana gravitasi dan property pipa yang ditempatkan untuk pengeboran

-       Geometri, gambar teknik lengkap atau modeling

-       Material, ditetapkan secara khusus properti-nya karena tidak ada dalam library. Dimana komponen yang ditetapkan adalah modulus young dan tegangan geser dari material

-       Pembebanan, dalam analisa ini adalah gaya yang diberikan kepada pipa (profile H-Beam)

-       Constrains, yaitu tumpuan dari konstruksi skid beam, terdiri dari dua tumpuan

 

 

 

 

 

 

skid_beam_part

 

Skid beam part

 

Dalam tahap ini pula dilakukan ” automatic meshing”, yaitu penentuan titik yang akan diuji secara otomatis. Penentuan titik ini dapat dilakukan pula secara manual.  Meshing yang dilakukan secara manual merupakan penomoran bagian dari titik spesifik yang ingin diuji.

 

skid_beam_mesh

Skid beam meshing

 

 

2.     Processor

Analisa konstruksi (perhitungan rotasi dan akibat dari reaksi yang terjadi), pada tahap ini dilakukan pemeriksaan apakah modelling dapat mengakomodasi pembebanan yang diberikan dan menjalankan simulasi. Output dari analisa: stress dan rotasi.

 

 

   skid_beam_analisis

skid_beam_run 

Skid beam analisis dan skid beam run&run complete

 

3.     Post Processor  

Pada tahap ini dipresentasikan hasil analisa dari konstruksi skid beam baik berupa tampilan grafik pembebanan. Grafik pembebanan tersebut menunjukkan hasil analisa berupa daerah mana yang paling besar terkena gaya yang diberikan oleh pipa pengeboran,sehingga dapat diantisipasi dari segi maintenance.

 

 

skid_beam_result3 

Skid beam result

 

 

Daftar pustaka:

1.     Komputasi untuk sains dan teknik, Dr. Eng. Supriyanto,M.Sc, February 2007, FMIPA Universitas Indonesia, http://supriyanto.fisika.ui.edu/laci04/kumputasi_edisi_1_1.pdf

2.     The use of computational engineering sciences in developing innovative products upfront in the product development process, Samtul Technologies Private Limited, http://www.samtul.com/papers/samtul-fea-paper-3.pdf

3. Wikipedia, Algoritma dan Ilmu Komputer

SEKILAS STUDI BANDING JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA DALAM RANGKA PERSIAPAN PENDIRIAN INKUBATOR BISNIS

Program PHK A3 yang dimenangkan oleh Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pancasila (yang selanjutnya akan disingkat sebagai JTM-FTUP) menghasilkan dua dampak saling berlawanan bagi seluruh staf pengajar maupun administrasi yaitu rasa bangga atas prestasi dan tuntutan untuk dapat mempertanggung jawabkan dana yang telah diberikan. Sesuai dengan tujuan pendidikan tingkat tinggi secara umum, yaitu menjadi pusat pengembangan ilmu dan teknologi serta sekaligus membentuk budaya bagi masyarakat, yang pada akhirnya sebagai salah satu penentu arah kemajuan bagi bangsa dan negara.

Salah satu program yang dicanangkan dalam rangka melaksanakan program PHK A3 dan secara bersamaan merupakan pengamalan dari TriDharma Perguruan Tinggi, yaitu Penyelenggaraan Pendidikan, Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, adalah pendirian inkubator bisnis. Pengertian inkubator bisnis yang akan didirikan nantinya bukanlah merupakan pusat pengembangan bisnis secara komersial akan tetapi menurut pendapat saya merupakan wadah yang ditunjang oleh lingkungan ideal yang dikondisikan untuk membentuk dan melatih para mahasiswa untuk memiliki jiwa mandiri. Para mahasiswa diharapkan setelah lulus selain memiliki waktu tunggu yang pendek dalam mencari pekerjaan akan tetapi juga mampu membuka lapangan kerja bagi orang lain sesuai dengan bidang keilmuannya. Dengan kata lain lulusan sarjana teknik mesin dari Universitas Pancasila melalui program ini diharapkan setidaknya memiliki jiwa kewirausahaan yang berbasis kepada bidang keilmuannya dan bukan hanya menghasilkan seorang karyawan pasif, pedagang atau Salesman.

Pengertian inkubator bisnis di atas diambil dari arti inkubator secara etimologik dan beberapa konsep inkubator bisnis. Inkubator diambil dari kata inkubasi, yang merupakan bahasa kedokteran yang berarti pematangan dari suatu gejala, baik gejala penyakit maupun tingkat pertumbuhan janin (bayi) di rahim ibunya. Seperti kita ketahui di Rumah Sakit Bersalin, baik dokter dan perawat memberikan perlakukan khusus kepada bayi yang terlahir secara premature melalui proses inkubasi. Pengertian tersebut kemudian diterapkan untuk menterjemaahkan konsep inkubator bisnis oleh kalangan dunia usaha. Pengertian inkubator bisnis secara terminologik1 merupakan lembaga pembina dan penetas para wirausahawan baru (new enterpreneur), khususnya dalam pendekatan bisnis. Menurut paparan lain inkubator bisnis2 merupakan sebuah organisasi atau lembaga yang melakukan sistemisasi pada proses pencapaian kegiatan usaha (khususnya usaha kecil dan menegah) yang sukses. Proses yang dilakukan oleh inkubator bisnis berupa memberikan arahan bagi beberapa orang. Dalam bisnis inkubator akan dilatih beberapa orang yang diharapkan pada saat ”lulus” dari inkubator bisnis mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan lingkungan, menguatkan  ekonomi lokal maupun nasional. Dapat dikatakan bahwa inkubator bisnis adalah metode untuk membangun kegiatan usaha (khususnya usaha kecil dan menengah) dan turut membantu perkembangan ekonomi lokal. Inkubator bisnis dapat memberikan fasilitas sumber daya yang dibutuhkan oleh unit usaha kecil dan menengah pada tahap perkembangannya.

Secara ringkas konsep inkubator bisnis dapat dijelaskan dengan skema berikut:

skemainkubator

Terlihat dari gambar di atas, bahwa inkubator bisnis, merupakan pondasi untuk memperkuat tujuan dari penciptaan kesejahteraan dalam bentuk UKM (Usaha Kecil Menengah). Inkubator bisnis tidak lah dapat berdiri sendiri untuk dapat mencapai kesejahteraan, untuk itu diperlukan dukungan dari  industri dan kegiatan Litbang. Kegiatan penelitian dan pengembangan dalam rangka meningkatkan pendidikan banyak dilakukan oleh lembaga pendidikan seperti Perguruan Tinggi. Potensi Regional disini diartikan sebagai asset dan/atau motivator bagi pemicu kemajuan suatu daerah/regional.

Pemanfaatan yang cukup baik dari ketiga elemen yaitu inkubator bisnis, industri, dan litbang akan memberikan basis pertumbuhan yang didapat dari proses eksplorasi potensi daya saing dari regional tersebut. Oleh karena itu, inkubator bisnis yang merupakan basis potensi regional ini sangat mungkin memberikan multiplier effect yang cukup besar jika dapat berkoordinasi dengan inkubator bisnis lainnya. Sehingga harus terjalin sinergi atar ketiga elemen tersebut.

Berangkat dari pemahaman atas konsep sinergi di atas maka perguruan tinggi bila memungkinkan harus memiliki suatu unit khusus yang mengurusi masalah inkubator bisnis, sehingga hasil penelitian yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh para peneliti dan mahasiswa dapat didayagunakan untuk kepentingan masyarakat. JTM-UP melalui program PHK A3, mencoba mewujudkan sinergi tersebut dengan mempersiapkan pendirian inkubator bisnis yang sesuai dengan visi dan misi dari Universitas Pancasila, akan tetapi mengingat inkubator bisnis harus dibangun oleh ahli dari multi-displin maka dilakukannya studi banding ke ITB dan POLMAN yang telah memiliki inkubator bisnisnya. 

Kegiatan studi banding dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2009. Studi banding dibagi ke dalam dua sesi yaitu kunjungan pagi hari ke ITB dan siang hari ke POLMAN.  Anggota tim yang  melakukan studi banding dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

 

img_00541

Dari kunjungan tersebut diantaranya diperoleh beberapa hal yang harus dipersiapkan dan tips dalam membangun suatu inkubator bisnis di perguruan tinggi:

1.  Diperlukannya komitmen kuat dari seluruh civitas perguruan tinggi (Dimulai dari Rektor berserta para pembantunya sampai dengan para staff pengajar dan mahasiswa),dengan membangun sinergi antar displin ilmu

2.  Diperlukannya fasilitas, infrastruktur, dan pengelola yang diperuntukkan khusus bagi kegiatan inkubator bisnis

3.  Diperlukannya frame-work (visi, misi dan program jangka panjang) secara garis besar sebagai panduan awal

4.  Dokumentasi yang terstruktur

5.  Legalitas dari status lembaga pengelola inkubator bisnis

6.  Membuka link dengan inkubator bisnis lain yang telah berjalan

 

Berangkat dari hasil studi banding yang dilakukan, selanjutnya langkah yang diambil adalah mempersiapkan tim pengelola inkubator bisnis dengan mengadakan lokakarya bagi para staf pengajar dan mahasiswa. Untuk itu mohon bantuan motivasi dan input untuk terealisasi-nya inkubator bisnis di JTM-UP.

 

Daftar Pustaka:

1.    Inkubator Bisnis sebagai Salah Satu Sarana Pewujud Misi Perguruan Tinggi, Dean Novel, Makalah yang dipaparkan pada Seminar Kewirausahaan Mahasiswa, Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila, 15 Mei 2001

2.    Inkubator Investasi Ekonomi Daerah, Vibiz Regional Research, 4 September 2008, http://beritadaerah.com/admin/riset/regional_research.pdf